

SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL & SISTEM PENDIDIKAN DI DAARUT TAUHID
[Oleh :
FARAH NABILAH X MIPA]
Sistem adalah sekumpulan
elemen, himpunan dari suatu unsur, komponen fungsional yang saling berhubungan
dan berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
Pendidikan adalah bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa
kepada perkembangan anak untuk untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar
anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang
lain. Nasional artinya adalah sesuatu yang bersifat kebangsaan, berkenaan atau
berasal dari negara sendiri.
1.
SISTEM
PENDIDIKAN NASIONAL
Sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen
pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan
nasional. Di negara Indonesia saat ini menerapkan sistem pendidikan nasional.
Semua jenjang, jalur dan jenis pendidikan harus mengimplementasikan sistem
tersebut. Salah satu programnya yaitu “WAJIB
BELAJAR 12 TAHUN” yakni 6 tahun
Sekolah dasar (SD), 3 tahun Sekolah Menengah Pertama (SMP), 3 tahun Sekolah
Menengah Atas (SMA). Didalam negeri ada beberapa sistem yang sudah diterapkan
yaitu sistem pendidikan terbuka, sistem edukasi beragam, sistem pendidikan
dengan orientasi nilai, sistem edukasi efisien dalam pengaturan waktu, dan
sistem pendidikan sesuai perubahan zaman. Sistem pendidikan nasional di
Indonesia masih ada kekurangan yaitu penyebaran sarana pendidikan yang tidak
merata, tenaga pendidik yang belum merata, dan kurikulum masih bersifat
teoritis. Dan juga ada kelebihannya yaitu biaya pendidikan yang terjangkau,
sistem yang transparan, kurikulum disusun oleh orang-orang ahli dan
berpengalaman serta pertimbangan penerimaan siswa lebih mudah. Semua
masalah-masalah sistem pendidikam yang ada di Indonesia ini menjadi tanggung
jawab Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud).
Adapun fungsi pendidikan nasional itu
untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang
bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk
berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri,
dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
2.
SISTEM
PENDIDIKAN DAARUT TAUHID
Sistem pendidikan Daarut Tauhid ini memiliki tujuan yaitu
meciptakan santri berakhlak mulia, cerdas serta mandiri. Standar - standar pendidikan DAARUT TAUHID ini meliputi dari :
1. Divisi utama Daarut Tauhid yaitu:
-
Ahli dzikir
-
Ahli fikir
-
Ahli ikhlas
Dengan divisi- divisi itu santri dapat melaksanakannya dan menerapkan sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan daarut Tauhid.
2. Pilar – pilar Daarut Tauhid yaitu:
1. Ma’rifatullah
2. Leadership
3. Enterpreneurship
4. Cinta Lingkungan
3. Goal pendidikan Daarut Tauhid berikut:
1. Salimul
Aqidah
2. Salimul
Ibadah
3. Malinul Khuluq
4. Tahfidzul
Quran
5. Quatu Aqli
6. Kesemaptaan
jasmani
Goalnya pendidikan ini artinya point point pendidikan di Daarut Tauhid yang harus dicapai oleh siswa. Namun di point enam kesemaptaan jasmani itu hanya berada di sekolah kader. Jadi, sekolah kader harus bisa mencapai enam point itu semua terutama juga Kesemaptaan Jasmani.
No comments:
Post a Comment