Pages

Sunday, November 14, 2021

SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DAN DAARUT TAUHIID

 





SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DAN DAARUT TAUHIID

Oleh: Vera Nurul Fadjrizah

 

SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

  1. Pengertian Sistem

Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Karakteristik sistem terdiri atas komponen-komponen antara lain; batas sistem, penghubung, masukan, pengolahan, keluaran dan sasaran atau tujuan.

Menurut Sutabri (2012:3) bahwa “Sistem adalah suatu kumpulan atau himpunan dari suatu unsur, komponen, atau variable yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu.


  1. Pengertian Pendidikan

Pendidikan adalah usaha dasar terencana untuk memaksudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya, untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.


  1. Pengertian Sistem Pendidikan

Sistem pendidikan adalah totalitas interaksi diri seperangkat unsur-unsur pendidikan yang bekerjasama secara terpadu, dan saling melengkapi satu sama lain menuju tercapainya tujuan pendidikan yang telah menjadi cita-cita bersama pelakunya.


  1. Sistem Pendidikan di Indonesia

Sistem pendidikan di Indonesia yang berdasarkan pada sistem pendidikan nasional, terdapat kesenjangan antara cita-cita dan kenyataan. Hal ini terlihat dari faktor seperti kelemahan pada sektor manajemen, dukungan pemerintah dan masyarakat masih rendah, dan sebagainya. Akibatnya harapan akan sistem pendidikan yang baik masih jauh dari kata sukses.

Sistem penddikan di Indonesia dikelola secara sentralistik, berlaku diseluruh tanah air. Segalanya diatur oleh pemerintah. Peran pemerintah; sebagai pihak yang mengendalikan dan mengelola sistem pendidikan secara nasional. Peran masyarakat; dimanifestasikan dalam penyelenggara sekolah, keluarga dan unit-unit pendidikan non formal lainnya. 

Materi ajar terkesan fragmentaris atau terpecah-pecah, kurang berkelanjutan dan kurang konsisten. Tidak sedikit guru yang masih berpegang pada paradigma lama bahwa ilmu diperoleh dengan jalan diberikan atau diajarkan oleh orang lebih pandai atau guru kepada murid. Padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

 

 

SISTEM PENDIDIKAN DAARUT TAUHIID

 

Daarut Tauhiid merupakan lembaga dakwah tauhid untuk menghasilkan genersi ahli dzikir, ahli fikir, ahli ikhtiar yang menjadi rahmat bagi sekalian alam melalui pendidikan formal, nonformal dan informal.

1.     Sistem Pendidikan Nasional Daarut Tauhiid

·        Ahli dzikir

·        Ahli fikir

·        Ahli ikhtiar

2.     Pilar Pendidikan Daarut Tauhiid

·         Ma’rifatullah, sebagai contoh 5 AT, yaitu; Tekad yang kuat, Perbanyak taubat, Jauhi maksiat, Tingkatkan taat, Tebar manfaat

·         Leadership, sebagai contoh PATUH, yaitu; Pahami aturan, prosedir dan resiko sebelum berbuat, Adakan perencanaan dan persiapan yang matang, Tidak berbuat sebelum cek dan recek, Untuk aman dan sukses selalu sesuai aturan dan prosedur, Hilangkan kebiasaan pelanggaran sekecil apapun.

·         Enterpreneurship, sebagai contoh 5MU, yaitu; Mutu, Murah, Mutahir, Mudah, Multimanfaat.

·         Lingkungan, sebagai contoh BEBAS KOMIBA, yaitu; Berantakan bereskan, Basah keringkan, Kotor bersihkan, Miring luruskan, Basah keringkan.

3.     Goals Pendidikan Daarut Tauhiid

·         Salimul aqidah

·         Shahihul ibadah

·          Matinul Khuluq

·         Tahfidzul Qur’an

·         Quatul Aqli

·         Kesmaptaan Jasmani (khusus sekolah kader)



 

No comments:

Post a Comment